Sedikit Cerita dari South Coast Sydney


Hari ini, Minggu, 23 April 2017, untuk kedua kalinya saya ‘jalan-jalan’ bersama komunitas Sydney Explorers. Jalan-jalan kali ini dinamakan South Coast Classic, di mana kami bersama-sama melakukan perjalanan seru (baca: jalan kaki) dimulai dari berkumpul di Gerringong Station sebagai meeting point, lalu menuju Berri Beach via jalanan dalam kota, menyebrangi Werri Lagoon, menikmati Coastal Track yang sungguh unik, melihat blow hole di Kiama, dan berakhir di Minnamura (*kok terdengar seperti nama dalam bahasa Jepang ya?). Lokasi South Coast ini berjarak sekitar 2 jam perjalanan dengan kereta dari Sydney Central, sangat jauh dari keramaian kota layaknya Blue Mountain. Di sepanjang perjalanan kita dapat menikmati pemandangan pantai yang begitu indah, ibarat ‘jalur pantura’ di pulau Jawa, Indonesia. Lewat nuansa alam yang ‘aduhai’ ini, sungguh deh terbayar rasa capek saya setelah berjalan kaki sepanjang 22 km.

Lewat tulisan ini, saya ingin berbagi sedikit cerita dari jalan-jalan bersama Sydney Explorers di South Coast Sydney, Australia ini.

Continue reading “Sedikit Cerita dari South Coast Sydney”

Advertisements

Working Holiday Australia – How Much You Need on Your First Arrival


Great information about expense cost in Australia, credits to Ariesa Lee’s blog

Ariesa's beauty & travel journey

As I’ve promised earlier, I’m gonna write another post on how much budget you need to bring for working holiday in Australia. Since the living cost, especially rent fee, varies across cities, this is probably most suitable for people who want to land in Sydney as their first point of arrival. Although in the visa requirement we are all required to have AU$ 5,000 in our bank statement, many of working holiday visa makers, as far as I know, don’t actually bring that amount of money on their first arrival, including me!

australiandollar4

So, how much do we actually need to bring when we first come here? Hmm, before giving you the answer to that question, I think it’s best that you answer this question yourself first:

What kind of accommodation do I want to stay and where?

This is a very crucial question since accommodation will contribute to a significant…

View original post 833 more words

Cerita Rian Ernest Saat Menjadi Staf Ahok dan Anies Baswedan


“Hampir semua orang bisa menghadapi kesengsaraan, tetapi jika Anda ingin menguji karakter seseorang, beri dia kekuasaan” – Abraham Lincoln

“Seni kepemimpinan adalah mengatakan tidak, bukan iya. Sangatlah mudah untuk mengatakan iya” – PM Inggris, Tony Blair

Aneka Info Unik

Rian Ernest bersama Ahok dan Anies Baswedan Rian Ernest bersama Ahok dan Anies Baswedan. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Rian Ernest, salah satu staf dari Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di bidang hukum pemerintahan menceritakan pengalamannya saat menjadi ‘staf’ dua cagub yang kini bertarung menjadi DKI 1, Ahok dan Anies Baswedan.

Rian sempat mengabdi sebagai guru selama setahun (2011 sampai 2012) di Pulau Rote, NTT, dalam suatu gerakan relawan Indonesia Mengajar yang digagas oleh Anies. Ia juga pernah membantu mantan Mendikbud itu yang ditunjuk Jokowi sebagai anggota Tim Transisi sebelum resmi dilantik menjadi presiden pada 2014

Salah satu anggota tim penasihat Ahok dalam kasus penistaan agama ini menilai perbedaan gaya kepemimpinan keduanya dalam tulisan di Kompasiana.com.

Berikut tulisan alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini.

Catatan “Jongos” Dua Cagub DKI

“In matters of style, swim with the current; in matters of principle, stand like a rock.” —Thomas Jefferson

Tulisan ini bertujuan supaya membagikan apa yang saya ketahui, dari kacamata seorang…

View original post 1,970 more words