Sedikit Cerita dari Perjalanan ke Jepang September 2015 – Part 4


Hari Sabtu dan Minggu, 19 dan 20 September, adalah public day TGS 2015. Dua hari ini kami manfaatkan dengan berpindah ke hotel di Akihabara, mengunjungi tempat tinggal Minako-san, istri bos kami, wisata ke museum Fujiko F. Fujio, sang pencipta Doraemon, dan tentunya jalan-jalan di Akiba, yang bisa dibilang ‘naik haji’ nya gamer.
Pagi hari, Sabtu 19 September,  kami checkout dari Hotel Makuhari Springs, bersiap untuk berpindah hotel di Akihabara. Insiden bagi saya pribadi terjadi ketika kacamata saya hilang secara ajaib setelah saya bangun tidur. Walau sudah berupaya keras mencari ke seluruh bagian kamar, minta tolong petugas kebersihan dan bagian informasi hotel, tetap saja kacamata saya tidak berhasil ditemukan. Saya teringat akan ‘quote’ bagus dari “Harry Potter and Order of the Phoenix”, kira-kira begini, “sesuatu yang hilang punya cara untuk kembali, walaupun dengan cara yang tidak kita duga”, yang diucapkan oleh seseorang di akhir film Harry Potter ke-5 tersebut. Dengan lapang dada, saya ikhlaskan kacamata tersebut, dan mencoba membiasakan diri di sisa 4 hari di Jepang tanpa kacamata. 🙂

Buku rohani yang tersedia di kamar Hotel Makuhari Springs.
Buku rohani yang tersedia di kamar Hotel Makuhari Springs.
Depan Hotel Makuhari Springs
Depan Hotel Makuhari Springs
Kemudian, kami menyempatkan waktu sampai pukul 14.00 untuk melihat suasana public day TGS. Sesuai dugaan, public day jauh lebih ramai dan penuh dengan lautan manusia. Di waktu luang ini saya juga menyempatkan diri melihat AEON Mall di dekat hotel, yang ternyata tidak terlalu ramai, berbeda dengan suasana AEON Mall di BSD Serpong. Kemudian saya mencoba kembali mengunjungi Makuhari Messe dan merasakan suasana TGS public day, dengan mencoba ikut antrian biasa (karena saya lupa bawa badge business day dan harus menggunakan tiket biasa). Tak tahan dengan keramaian, saya hanya bertahan kira-kira setengah jam di dalam, kemudian langsung keluar dari lautan manusia, dan kembali menuju ke lobby hotel untuk menunggu teman-teman berkumpul.
Toko Sepeda di AEON Mall
Toko Sepeda di AEON Mall
Day 5, Sept 19_7666
Toserba 100 Yen, Seria di AEON Mall
Antrian masuk public day TGS
Antrian masuk public day TGS
Suasana di dalam public day TGS
Suasana di dalam public day TGS

Kira-kira pukul 14.30, kami berangkat dengan kereta menuju stasiun Akihabara. Di sini kami juga bertemu dengan ‘mbak e’ Rizky, kekasih dari rekan kantor kami dan cukup dekat dengan beberapa teman Touchten, yang saat ini sedang ditugaskan bekerja di Jepang. Tiba di Hotel APA Akihabara, kami check-in, lalu bergegas menuju tempat tinggal Minako-san di Funabashi. Saya hampir saja lupa membawa oleh-oleh untuk keluarga Minako-san, untung saja Fadhil mengingatkan, sehingga hal-hal yang ‘diinginkan’ tidak terjadi.

Day 5, Sept 19_410
Menuju Akihabara
Day 5, Sept 19_4036
Pak Omar di dalam kereta menuju Akiba
Iklan Tap Titans di sepanjang eskalator stasiun
Iklan Tap Titans di sepanjang eskalator stasiun

Setibanya di kediaman keluarga Minako-san, kami disambut hangat selayaknya keluarga mereka sendiri. Sungguh kami merasa terhormat, bisa makan malam dengan keluarga dari istri bos kami, dan merasakan suasana makan malam ala orang Jepang. Mas Ami Raditya dari Duniaku.net juga ikut makan malam bersama kami. Porsi makanan yang luar biasa banyak sudah disiapkan untuk kami, yang pada akhirnya belum berhasil kami habiskan, karena memang benar-benar sangat banyak dan ‘sangat enak’. Pembicaraan juga menjadi hangat karena Ayah dan paman dari Minako-san bisa berbahasa Inggris, sehingga komunikasi menjadi sedikit dimudahkan. Kami berenam saling memperkenalkan diri kepada keluarga Minako-san, tentang siapa kami, apa peran kami di Touchten, dan kesan kami pergi ke Jepang. Tanpa terasa, kami makan malam dan berbincang-bincang cukup lama sampai waktu menunjukkan kira-kira pukul 22.00. Kami pun bersiap untuk pamit pulang kepada keluarga MInako-san, mengucapkan terima kasih karena sambutan hangat dan makan malam yang luar biasa ini. Berharap di lain kesempatan kami bisa berkunjung lagi, semoga! 🙂

Tiba di Akihabara
Tiba di AKihabara
Lantai 5 Hotel APA Akihabara
Lantai 5 Hotel APA Akihabara
Makan malam bersama keluarga Minako-san
Makan malam bersama keluarga Minako-san
Minggu, 20 September, kami bersiap menuju Fujiko F. Fujio Museum, bersama ‘mbak e’ Rizky, mas Ami Raditya, mas Ivan (teman dari mas Ami) bersama istri, mba Ajeng, dan satu orang anak laki-laki-nya bernama Abdurahman ‘Hiro’ Hiroaki. Kami berangkat dari stasiun Akihabara menuju stasiun Noborito, lalu transit ke bus khusus bertemakan Doraemon menuju ke museum. Setibanya di museum, kami antri dan memasuki bagian pertama museum berupa “Exhibition Hall” berisi sejarah dan kisah hidup Fujiko F. Fujio. Dibekali dengan gadget yang berfungsi sebagai ‘audio guide’, kami bisa menekan tombol angka yang berkaitan dengan informasi yang ingin kami dengar. Di Exhibition Hall ini, kami tidak diperbolehkan untuk mengambil foto. Selesai dari Exhibition Hall, ada reading lounge yang berisikan komik-komik Doraemon yang sangat lengkap. Di tempat ini penuh dengan anak-anak, yang bermain maupun menikmati membaca komik-komik Doraemon. Lalu keluar dari sini, tersedia tempat berfoto dari tempat-tempat khas di dunia Doraemon. Kami makan siang terlebih dahulu di restoran dalam museum, makanan yang disajikan cukup unik sesuai tema dari karya-karya Fujiko F. Fujio. Selesai makan siang, kami berfoto di 3 tempat utama, lapangan tempat Nobita dan teman-temannya biasanya berkumpul, pintu ke mana saja, dan dinosaurus Pisuke dari edisi pertama Doraemon Petualangan. Sebelum pintu keluar, kami belanja oleh-oleh dari museum, dan bersiap kembali ke Akihabara.
Day 6, Sept 20_5233
Ko Anton, bersama Mas Ami dan Mas Ivan
DSCN9020
‘Mbak e’ Rizky ikut bersama kami ke Fujiko F. Fujio Museum
Day 6, Sept 20_9635
Noborito Station, stasiun terdekat ke museum
Day 6, Sept 20_86
Makanan unik di museum, bertemakan Kiteretsu, salah satu karya Fujiko F. Fujio
DSCN9012
Happy bersama Doraemon
DSCN9010
Jojo bersama Doraemon
DSCN9037
Foto bersama di tempat bermain Nobita dkk
DSCN9046
Foto bersama Pisuke
Malam harinya, kami punya waktu untuk berkeliling Akihabara, ada yang ke Yodabashi Akiba, AKB48 Cafe, Gundam Cafe, Sega Center, dan sebagainya. Makan malam hari ini di Akiba juga menjadi salah satu favorit saya, saya menyantap Ramen yang sangat ‘uenak’ di restoran ini (*lupa namanya). Selesai makan malam, beberapa dari kami berpencar. Pak Omar dengan semangat dan antusiasme nya mengunjungi “Traders”, toko di Akiba yang menyediakan game-game lawas maupun baru dengan koleksi yang lengkap dan harga yang beragam. Lalu saya secara terpisah berkeliling, menikmati suasana malam Akihabara dan melihat suasana berbeda di sudut kota, seperti antrian ‘handshake’ dengan idol, antrian panjang memasuki gedung e-sport game (mungkin sedang ada turnamen). Jalan kaki di Akiba menjadi salah satu momen tak terlupakan selama berada di Akiba, karena selain menikmati suasananya, saya juga bisa melihat berbagai perilaku dan karakter orang-orang di sini.

 

Yup! Sekian sedikit cerita sepanjang Sabtu dan Minggu di Jepang ini, first impression yang ‘unforgetable’ berada di Akihabara. Bersambung ke part 5.

 

Galeri part 4:
Day 5, Sept 19_1257 Day 6, Sept 20_2310 Day 6, Sept 20_2624 Day 6, Sept 20_2965 DSCN8966
DSCN8987 DSCN8989 DSCN8992 DSCN8998
DSCN8999 DSCN9001 DSCN9007 DSCN9031 DSCN9032 DSCN9019 DSCN9041 DSCN9042 DSCN9043 DSCN9049
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s