Review Film Ant Man (2015)


Hari ini, Selasa 21 Juli 2015, masih dalam suasana libur lebaran, saya menyempatkan diri bersama teman-teman SEP Mudika 13 untuk nonton bareng film Ant Man dari Marvel. Kami menonton di Blitz Megaplex, Central Park Jakarta.

image

Sekilas info, Ant Man adalah ‘installment’  ke-12 dari MCU (Marvel Cinematic Universe). MCU dimulai dari Iron Man pada tahun 2008, lalu ada Thor, Captain America, Guardian of the Galaxy, dan yang paling hangat saat ini, Ant Man. Ok, berikut review amatir Ant Man menurut sudut pandang saya,

Cerita
Seperti kisah super hero pada umumnya, dijelaskan latar belakang seorang pria bernama Scott Lang, yang nantinya akan menjadi tokoh utama dalam film ini. Scott Lang mempunyai catatan kriminal yang cukup buruk, terutama karena kasus-kasus pencurian yang dilakukannya. Ia sempat bekerja sebagai pegawai Baskin Robbins (sponsor yang punya porsi cukup besar di awal film ini), sampai akhirnya dipecat dan dalam kebimbangan hidup. Kisah broken home Scott, karena ia diceraikan istrinya dan harus rela meninggalkan anak perempuan kesayangannya, Cassie berada di asuhan sang Ibu dan Ayah tirinya. Perkenalan Scott dengan Dr. Pym (perancang Ant Man) juga cukup unik. Latihan ala super hero disajikan dengan singkat, padat, dan cermat. ‘Trigger’ fokus Scott untuk mengontrol para semut juga menjadi klimaks latihan yang menarik, karena berkat bantuan Hope (anak perempuan Dr. Pym), Scott menemukan fokusnya. Di film ini, ‘villain’ seperti Darren Cross (sang Yellow Jacket) dan ‘Hydra’ kurang dieksplor lebih dalam sehingga terkesan motif jahat hanya sekedar demi uang saja. Adegan Falcon vs Ant Man di markas Avengers bagi saya lebih keren dibanding Ant Man vs Yellow Jacket. Alur cerita cukup teratur, dan inilah yang saya suka dari setiap film pertama Super Hero.

Efek Special
Transisi mengecil dan membesar Ant Man menjadi efek yang sangat keren dan menarik khususnya saat sedang bertarung dengan lawannya.

Humor
3 kawan dari Scott menjadi sumber utama humor dalam film ini. Teristimewa Luis, yang punya karakter dengan ‘sense of humor’ yang tinggi, bagaimana dia bercerita dan beraksi. Gantungan kunci tank dan kereta mainan ‘Thomas’ yang membesar karena senjata dari Ant Man juga menjadi humor tersendiri. Dan masih banyak lagi humor yang akan ditemukan dalam film ini.

Pesan Moral
Belajar dari seekor semut, yang kompak, saling membantu, ‘follow the leader’, dan bersama lebih baik.

Ok, inilah skor akhir dari saya:
Cerita
8/10

Efek Spesial
8/10

Humor
10/10

Pesan Moral
8/10

Keseluruhan
34/40

Bagi yang sudah pernah menonton film super hero khususnya yang dari Marvel, wajib nonton film ini. Duel Ant Man vs Falcon menjadi sajian yang sangat menarik.

Bagi yang sekedar ingin refreshing nonton saja, film ini punya humor yang cocok untuk semua kalangan. Dijamin tidak mengantuk 🙂

Have fun watching Ant Man!
Happy Holiday! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s