Review Film – The Great Passage (2013)


Kali ini saya belajar untuk membuat review dari film yang baru saya tonton. Film yang dipilih kali ini adalah film Jepang berjudul The Great Passage.

image

Sinopsis singkat dari saya, film ini bercerita tentang perjuangan departemen perkamusan dari salah satu perusahaan untuk menyelesaikan kamus besar bahasa Jepang (mungkin KBBI kalau di Indonesia) dalam waktu yang cukup lama, kurang  lebih 15 tahun. Setting waktu di film ini sekitar era tahun 1990-an, di mana handphone merupakan barang baru dan mahal, komputer masih menggunakan layar CRT dan tebal. Departemen perkamusan ini mengalami kendala karena salah satu pegawai penting nya ada yang memutuskan untuk berhenti dan harus mencari pengganti nya. Pada saat itu, bagian pekerjaan ini kurang diminati dan sulit sekali mencari orang baru. Namun pada akhirnya, seorang pria kutu buku dan kaku, Majime Mitsuya, dipilih untuk masuk ke bagian ini. Majime adalah lulusan fakultas Sastra dan sebelumnya bekerja pada bagian salesman di perusahaan yang sama. Namun pekerjaan tersebut tidak cocok dengan kepribadiannya yang kikuk dan hampir nol ilmu komunikasi. Di Departemen Perkamusan inilah, cerita Majime dimulai, bagaiman ia belajar berkomunikasi, menyatakan perasaan pada orang yang dicintainya, bekerja sama dengan rekan kerja lain, dan berdedikasi penuh menyelesaikan tugasnya sampai akhir.

image

Dari sisi cerita, ada sedikit hal baru yang saya tangkap, seperti bagaimana terkadang seseorang yang memiliki talenta di bidang tertentu (dalam hal ini Majime yang berbakat di bidang sastra), ternyata malah ditempatkan di pekerjaan yang tidak sesuai untuknya. Ada sedikit bumbu cinta yaitu hubungan Majime dan Kaguya, sebuah hubungan yang saling menguatkan, khususnya sosok Kaguya yang begitu sabar dan rendah hati melayani kekasihnya Majime, yang justru terlihat kikuk, kaku, terlalu serius dan sulit berkomunikasi. Cerita tentang dunia pekerjaan yang membosankan khususnya di bidang perkamusan juga menjadi hal baru bagi saya dalam menonton sebuah film. Cerita bagaimana para pegawainya ada yang tidak mampu bertahan, mengeluh, namun ada juga yang berdedikasi penuh.

image

Di sisi musik, alunan-alunan musik di sepanjang film cukup nyaman didengar. Suara daerah pedesaan Jepang dimana banyak pepohonan dan suara bising juga menjadi ciri khas film-film Jepang tersendiri.

Di sisi efek visual, tidak ada yang istimewa. Namun karena saya juga salah satu penggemar buku, kumpulan buku-buku di film ini cukup menyegarkan mata saya. Dan sebenarnya seorang Aoi Miyazaki, pemeran Kaguya, sudah memiliki efek visual sempurna. 🙂

image

Humor pada film ini yang saya rasakan mungkin pada sosok Majime, di mana ia terlalu serius menanggapi pertanyaan bahkan sampai buka kamus. Mungkin kalau di era sekarang pakai google.

image

Lalu pesan moral dari film ini cukup mengena di hati saya. Tentang bagaimana kita setia terhadap pekerjaan, pelayanan, cinta, dan passion kita sampai akhir. Pentingnya berkomunikasi dan kerja sama satu sama lain. Makna cinta dari Majime dan keberanian untuk mengubah diri kita menjadi lebih baik,  mengungkapkan perasaan kita pada orang yang kita cintai, dan selalu bersyukur dalam keadaan apapun.

image

Ok, berikut skor akhir dari saya untuk film ini:

Cerita
7

Musik
7

Efek Visual
6

Humor
6

Pesan Moral
9

Keseluruhan
35/50

CINTA
Sebuah bentuk emosi disaat anda merasa sayang kepada seseorang, dan anda tidak mampu menghilangkan
orang itu dari pikiran anda, siang dan malam, mengganggu kemampuan anda untuk fokus kepada hal yang lain, dan membuat anda ingin menggeliat.
Ketika terpenuhi, serasa anda lah yang terhebat didunia.

– Majime Mitsuya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s